Friday, August 23, 2002

Aku terlahir didunia ini tanpa membawa apapun, aku nrimo saat itu….pasrah...apakah aku akan di klambeni , apakah aku akan di buang , apakah aku akan di bunuh . Kupasrahkan diriku sepenuhnya pada orang-orang disekitarku . nyatanya kini aku sudah bisa tumbuh menjadi dewasa ,bisakah aku pasrah seperti ketika untuk pertama kalinya terlahir ? Syukurku pada-Mu Ya Rabb , Ampuni segala khilaf dan dosaku , betapa nista daku didepan-Mu
Perubahan itu diawali dari diri sendiri ,berbagai bentuk perubahan dapat terjadi baik secara revolusional dan evolusional jika perubahan itu secara pelahan namun pasti.suatu kebiasaan orang 'Jawa' yang tak mau menyakiti oranglain adalah baik. Namun ada satu sisi lemah.kadang kebaikan yang kita ciptakan bahkan membuat belenggu baru bagi diri kita. Syukur kalau kita tak menganggap itu adalah belenggu.Perubahan......ya perubahan .........ada yang menuju suatu kebaikan ada juga perubahan yang menuju ketidak baikan. baik dan tidak ,baik dan buruk, baik dan jelek adalah dua sisi yang memang harus ada , semua kembali kepada-Nya .
Mengalah itu baik , namun mengalah tidak berarti kalah kan ? menang dan kalah dalam kehidupan ini adalah biasa .....lumrah .....tinggal bagaimana kita mo menyikapinya , tergantung pada bagaimana kita menerima kedua hal tersebut . Ketidak nyamanan timbul karena adanya perbedaan apa yang kita harap dengan kenyataan ,tapi dengan nrimo apa adanya adalah suatu kebijaksanaan . nrimo itu baik...nrimo itu perlu pengorbanan , nrimo memerlukan ketabahan , nrimo .....ah nrimo ...........suatu kata yang mudah diucapkan , suatu kata yang indah jika dapat dilakukan ,namun betapa beratnya untuk dapat melaksanakan

Wednesday, July 31, 2002

Ini hanyalah sekelumit ceritaku
Yang takkan indah untuk dikenang
Dan takkan susah untuk dilupakan

Dalam hidup yang kulewati
Banyak jalan dan persimpangan yang harus kulalui
Antara harapan dan kenyataan
Keinginan untuk memilih dan menerima






Entah sudah berapa lama hari-hari terlewati dengan cinta kasih ... merajut kebahagiaan bersama ... mengisi hari yang indah dengan suka cita , akankah semua ini dapat kunikmati hingga sisa akhir kehidupanku ??? Entahlah .... Yang kumau aku selalu menyayangimu ... mengasihimu ... berbagi duka dan derita bersamamu ... Biarlah Tuhan yang mengatur langkah kita , sementara angan dan impian ini terajut dilubuk hati hingga menutup mataku dipangkuan-Nya
Ketika aku berharap .....
Angan-angan itu tak lagi tertuang
Tak sepatah kata bisa terucapkan
Hanya diam ...
Bisu ... dan membeku

Begitu kerdil aku dihadapan-Mu
Tersuruk tiada daya melihat kuasa-Mu
Kau ....
Lembut dalam kasih
Tulus mengangkatku dari lumpur yang pekat

Masihkah aku berharap ...
Haruskah aku meminta pada-Mu
Kurangkah semua nikmatku

Tak kuasa .... tak berdaya
Lemah tangan ini menengadah pada-Mu
Ampuni keserakahanku Ya Rabb

Wednesday, July 24, 2002

Tidak banyak berharap tentang apa yang akan terjadi dimasa datang itulah yang aku mau , aku ingin hidup mengalir bagaikan air ... diseling gemercik dan gelombang pusaran seperti sungai yang berliku disela desah dedaunan bambu , Kusyukuri semua nikmat kehidupan yang telah kudapatkan .. setetes demi setetes .... tiada kebahagiaan selain merasa damai dan dekat dengan Tuhanku , Kunikmati hidup ... kujalani ... kujelajahi ... dan kupuji namaMu